Categories
Rumah

Pilihan Warna Untuk Tangkal Panas

Cahaya matahari tidak bisa ditolak oleh kita yang tinggal di negara khatulistiwa. Namun, kita bisa mengurangi panas yang masuk dengan cara bermacammacam. Salah satunya adalah dengan memilih warna yang tepat untuk rumah, khususnya fasad rumah yang bersentuhan langsung dengan matahari. Dua elemen yang harus diperhatikan warnanya adalah sebagai berikut.

Atap

Atap merupakan bagian yang paling berpengaruh dalam hal ini, karena atap merupakan bagian yang terkena paparan sinarmatahari paling banyak. Sekitar 1/3 panas yang dirasakan di dalam rumah bersumber dari atap. Ada teori yang mengemukakan bahwa warna gelap akan lebih mudah menyerap panas, dan warna terang akan memantulkan panas. Hal Ini dapat diterapkan pada desain atap bangunan. Atap yang berwarna gelap akan menyerap 70–90 % dari seluruh panas matahari yang diterimanya.

Panas ini kemudian akan ditransfer ke dalam ruang. Pada rumah-rumah yang menggunakan material atap tradisional, hal ini memang sulit dikontrol. Atap tradisional cenderung memiliki warna gelap dan tidak begitu saja bisa diubah warnanya dengan pengecatan. Saat ini sudah banyak dipasarkan atap-atap yang lebih banyak menawarkan pilihan warna. Jika ada, pilihlah warna terang. Atap yang sudah ada, jika memungkinkan dapat dicat atau dilapisi semacam bahan waterproofing yang terang.

Dinding Dan Carport

Walaupun dampaknya tidak sebesar atap, usahakan warna dinding, lantai carport, dan elemenelemen lain yang terekspos sinar matahari memiliki warna yang cerah. Putih lebih baik. Untuk cat dinding, warna-warna muda akan lebih tahan lama dibandingkan warna berpigmen banyak yang lebih mudah kusam. Sebuah bentuk penghematan juga, bukan?

Membuat rumah semakin indah dan nyaman adalah tujuan utama setiap pemilik rumah. Apabila dilihat dari luar tampak sebuah rumah bagus sekali dengan warna cat tembok dan genting yang menawan. Dan ketika memasuki ke dalam rumah tersebut kenyamanan juga terasakan melalui warna warni cat dinding.

Namun disamping itu juga lebih lengkap lagi apabila terdapat sebuah genset di rumah sebagai sumber listrik alternatif. Dan harga genset yang murah untuk rumah tangga bisa didapatkan melalui Distributor Genset Silent 500 Kva di Tangerang yang memberikan garansi resmi serta potongan harga.

Categories
Rumah

Beberapa Tips untuk Renovasi Fasad Bagian 2

Mungkin saya bisa memberikan desain klasik yang lebih modern, yaitu desain dengan sentuhan art deco/art nuveau. Anda tetap bisa mempertahankan struktur bangunannya, namun karena atap harus diganti, jadi bisa juga sekalian bentuk atap diganti. Bentuk atap yang sesuai adalah atap perisai, namun saya lebih menyarankan atap pelana, untuk menghindari adanya jurai pada atap.

Jurai adalah pertemuan 2 sisi atap dan rawan bocor atap. Sudut atap dibuat lebih besar kurang lebih 40 derajat, sehingga akan terlihat lebih tinggi nantinya, namun akan sangat baik untuk jalannya air hujan yang jatuh ke atap. Lisplang beton dapat berfungsi juga sebagai talang horisontal untuk pembuangan air hujan. Jendela rumah saya buka lebih lebar, sehingga matahari dapat masuk lebih banyak.

Juga ketinggian kusen saya naikkan menjadi 240cm dan tetap menambahkan ventilasi di atas kusen-kusen jendela dan pintu yang berfungsi sebagai sirkulasi udara menyilang (cross ventilation). Anda juga boleh atau sah-sah saja menebalkan dinding, agar bangunan terlihat lebih kokoh dan sesuai dengan karakternya sebagai bangunan klasik.

Fasad lantai 1 sedikit saya ubah untuk memperkuat karakter klasik art deco, bay window kecil yang sudah ada saya buat menjadi lebih besar sehingga pandangan ke luar menjadi lebih luas dan fungsinya sebagai ruang keluarga akan menjadi lebih terasa. Anda bisa membuat bay window sofa mengikuti bentuk lengkungan dinding untuk menciptakan ruang keluarga yang lebih hangat dan akrab.

Atap rumah yang lebih tinggi sudut kemiringannya diharapkan dapat mengalirkan udara panas lebih baik, terutama dengan adanya lubang ventilasi di bagian depan dan belakang rumah. Jendela di void juga besar-besar dan terang, sehingga pada siang hari Anda tidak perlu menggunakan cahaya buatan. Keuntungan dari rumah Anda yang menghadap ke selatan adalah rumah Anda tidak terlalu panas.

Disampin itu perhatikan juga kenyamanan di dalam rumah di masa pandemi seperti sekarang ini. Agar semua anggota keluarga betah di rumah karena kenyamanan terjaga perlu adanya sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Harga genset untuk rumah tangga yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual genset 500 Kva di Bandung yang bergaransi dan memberikan potongan harga.

Categories
Rumah

Beberapa Tips untuk Renovasi Fasad

Kami telah menempati rumah selama lebih dari 20 tahun. Saat ini rumah sudah memerlukan perbaikan-perbaikan. Selagi memperbaiki rumah nanti, saya ingin sekalian mengubah/ merenovasi tampak depan atau fasad rumah kami. Kami ingin desain fasad yang dapat bertahan lama dan tidak cepat membuat bosan. Kami menyukai desain klasik, namun apakah cocok untuk untuk rumah kami yang tidak terlalu besar ini?

Perlu diketahui juga, bahwa rumah ini aslinya adalah satu lantai. Kami merenovasi menjadi 2 lantai sebelum menempatinya. Rumah terdiri dari 4 kamar tidur; satu di bawah dan 3 di atas. Kami tidak akan menambah atau mengubah ruangan, namun perlu mengganti rangka atap, dikarenakan telah rusak sebagian besar oleh rayap. Untuk renovasi seperti itu apakah tetap memerlukan pengurusan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)?

Dalam sebuah rumah yang nyaman tak akan lengkap apabila belum memiliki sebuah genset sebagai sumber listrik alternatif untuk menjaga kenyamanan di dalam rumah ketika listrik dari PLN sedang padam. Untuk itulah Anda bisa memiliki genset dengan harga bersaing dan berkualitas di Distributor Jual Genset 500 Kva di Makassar. Yang memberikan potongan harga bisa dinegosiasikan serta produk bergaransi resmi dan tahan lama.

Dalam merenovasi rumah, selama hanya memperbaiki dan mengganti kerusakan serta tidak mengubah struktur dan tampak bangunan, tidak perlu mengurus/mengajukan IMB. Namun karena Anda akan mengubah fasad atau tampak, IMB harus dilakukan, karena data rumah Anda yang ada di pemerintahan setempat nantinya akan berubah.

Izin perubahan tampak prosesnya akan jauh lebih murah, mudah, dan cepat. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan dipersulit sewaktu mengajukan IMB nanti. Anda mesti lebih menjelaskan desain klasik yang Anda inginkan seperti apa, karena klasik itu banyak sekali ragamnya. Eropa Yunani, Romawi, Rennaisance, Gothic, hingga post modern pun dikategorikan sebagai klasik.

Kalau yang Anda maksud adalah klasik Eropa Yunani/ Romawi dengan kolom-kolom besar diekspos, perlu dipikirkan bahwa untuk menikmati desain klasik tersebut diperlukan ruang yang lebih luas. Tidak hanya ruang untuk bangunannya, namun untuk lingkungannya.

Categories
Rumah

Jalan – Jalan Pecinan di Jakarta Bagian 3

PASAR PETAK 9

Lurus terus dari Jalan Perniagan Anda akan menemukan Pasar Petak 9. Pasar ini berada di Jl. Pancoran, tepat di belakang Pasar Glodok. Berada di sini, Anda akan akan merasa berada di dataran Tiongkok. Toko-toko di sini menjual barangbarang khas Tionghoa.

Baca juga : Jual genset 100 Kva di Semarang

Ada toko yang menjual obat-obat tradisional China, ada yang menjual penganan Tionghoa, ada juga yang menjual koran dan buku berbahasa Mandarin. Menjelang perayaan Imlek, pasar ini lebih ramai lagi karena pedagang-pedagang kaki limanya menjual baju cheongsam dan lampion. Serba merah dan meriah.

VIHARA TOE SE BIO

Vihara ini termasuk vihara yang ramai dikunjungi oleh umat Tionghoa untuk bersembahyang dan juga vihara yang ramai dikunjungi wisatawan saat Imlek. Ini disebabkan, saat Imlek, di vihara ini ada arak-arakan TohPehGong.

Karena umurnya sudah cukup tua—dibangun tahun 1714—di vihara ini Anda bisa melihat balok-balok kayu besar pembentuk atap dan kolom. Kayu ini terbuat dari jati yang bertahan hingga sekarang. Jika vihara sebelumnya didominasi oleh lampion, di sini Anda juga bisa menemukan ratusan lilin dan lampu minyak. Di vihara ini juga terdapat pagoda yang terbuat dari lampu minyak.

Di tiap lampu ini terdapat nama-nama umat bertuliskan aksara Tionghoa. Mereka percaya, dengan meletakkan namanya di sini, hidup mereka akan terang seperti lentera.. Dibanding vihara lainnya, umat yang bersembahyang di sini cukup banyak sehingga asap hio lumayan memenuhi vihara ini.

GANG GLORIA

Setelah seharian berpelesiran di Pecinan, tiba saatnya mengisi perut yang keroncongan. Mampirlah ke Gang Gloria terkenal akan kulinernya. Namun bagi Anda yang menganut agama Islam, Anda harus bertanya terlebih dahulu karena menu di sini kebanyakan tak halal. Namun ada beberapa menu seperti asinan dan mi juhi yang bisa Anda makan.

Pilihan lainnya, Anda bisa mengunjungi Kedai Kopi Es Tak Kie. Kedai yang sudah berdiri sejak 1920 ini terkenal akan kenikmatan kopi yang konon tak ada tandingannya di Jakarta. Anda yang muslim, bisa mencicipi es kopi atau es kopi susu dan mencoba kue cubit yang dijajakan di sana. Bagi non-muslim, di sini juga disediakan nasi campur dan berbagai makanan lainnya.

Categories
Rumah

Jalan – Jalan Pecinan di Jakarta Bagian 2

VIHARA DHARMA SAKTI

Vihara ini berada satu kompleks dengan Vihara Dharma Bakti, yang merupakan vihara tertua di Jakarta yang dibangun tahun 1640. Biasanya, tujuan utama masyarakat adalah Dharma Bakti, namun sayangnya, vihara ini mengalami musibah kebakaran bulan Maret 2015 lalu dan hingga sekarang belum dibangun kembali. Vihara Dharma Sakti dibangun tahun 1938. Tergolong baru memang jika dibandingkan dengan vihara-vihara lain yang ada di kawasan Petak 9. Namun di sini Anda tetap bisa menyaksikan arsitektur vihara yang didominasi dekorasi lampion dan warna merah.

Baca juga : Jual genset 500 Kva di Surabaya

VIHARA TANDA BAKTI

Di ujung jalan Kemenangan, terdapat satu vihara lagi yang patut dikunjungi. Dari depan, vihara yang dibangun tahun 1758 ini tak tampak seperti bangunan lama karena bagian depannya memang baru saja dibangun. Pun dengan atapnya. Keaslian baru tampak di bagian belakang. Dindingnya memang dilapisi keramik modern, namun beberapa struktur kayu masih dipertahankan, termasuk pada pintu depan.

Berbeda dengan vihara lainnya, di vihara ini ada courtyard luas di tengahnya—ciri khas bangunan China zaman dulu kala. Courtyard berisi kolam ikan koi ini memisahkan klenteng bagian depan dan belakang. Dibanding vihara lain, di sini tampak sepi. Mungkin disebabkan dahulu vihara ini hanya dibangun untuk marga tertentu.

RUMAH KELUARGA SOUW

Berbelok ke kiri dari Vihara Tanda Bakti, Anda akan menemukan Jalan Perniagaan, yang dulu dikenal dengan nama Jalan Patekoan. Di sepanjang jalan yang padat dengan toko ini terdapat beberapa sisa-sisa bangunan Tionghoa, walaupun tidak dalam keadaan baik. Paling tidak, Anda masih bisa menemukan atap khas Tionghoa, atap dengan ujung melengkung.

Yang cukup terkenal adalah kediaman keluarga Souw, yang berada tepat di sebelah Pasar Perniagaan. Rumah yang dibangun tahun 1816 ini adalah milik Souw Siauw Tjong, yang dikenal sebagai pengusaha berjiwa sosial. Bangunan ini masih terjaga keasliannya walaupun keadaan luarnya tampak tak terurus dan bagian depannya dipenuhi kendaraan yang parkir. Interior dalam rumah ini masih terawat seperti aslinya dengan hiasan-hiasan kuno, lukisan dan foto para pendahulu, lengkap dengan meja altar untuk menghormati arwah leluhur.

Namun sayangnya, rumah ini tak boleh dimasuki oleh umum. Selain rumah keluarga Souw, di ujung jalan Perniagaan juga ada bekas toko obat Lay An Tong, toko obat tradisional Tionghoa yang amat terkenal di zaman Belanda. Sampai tahun 2010, toko obat ini masih beroperasi, tapi sekarang digunakan untuk menjual mesin jahit dan perlengkapannya. Namun, Anda masih bisa melihat bentuk bangunannya yang masih asli.

Categories
Rumah

Jalan – Jalan Pecinan di Jakarta

Glodok bukan hanya terkenal sebagai pusat penjualan barang elektronik. Daerah ini juga menyimpan cerita soal keturunan etnis Tionghoa, yang menarik untuk ditelusuri. Menyambut Imlek, yuk kita jalan-jalan di sana. Budaya merantau orang-orang Tionghoa membawa mereka ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Baca juga : Jual genset Bali

Di awal kedatangannya, para parantau ini membentuk sebuah permukiman untuk etnis mereka, yang kerap dikenal dengan nama Chinatown atau Pecinan. Walaupun sudah terpisah ribuan kilometer dari tanah leluhur, mereka tetap membawa adat mereka ke Pecinan, termasuk soal perdagangan dan bangunan. Di Jakarta, Glodoklah yang menjadi pusat permukiman dan perdagangan bangsa Tionghoa yang menentap di Indonesia.

Dalam buku Betawi: Queen from The East karangan Alwi Shahab, tertulis tentang asal muasal nama Glodok. Konon, nama Glodok berasal dari bunyi air “grojok-grojok” yang sering terdengar di sana karena semula tempat itu adalah tempat pemberhentian dan pemberian minum untuk kuda-kuda penarik beban.

Namun menurut Mariah Waworuntu, seorang pemerhati sejarah dari Universitas Indonesia, nama Glodok berasal dari kata grobak, tempat membawa dan menjual air dari Pancoran, yaitu glodok. Darimana pun asal namanya, Glodok menyimpan banyak cerita tentang keberadaan masyarakat Tionghoa di Jakarta.

Walaupun sekarang ini Glodok sudah berkembang menjadi permukiman padat dan pusat perniagaan yang ramai, masih ada sisa-sisa bangunan Tionghoa yang ada di sana. Menjelang Imlek, pas rasanya jika kita menyambangi daerah Glodok untuk melihat beberapa bangunan peninggalan masyarakat Tionghoa.

RUTE YANG DISARANKAN Halte Transjakarta Glodok—Vihara Dharma Sakti—Gereja Santa Maria Fatima— Vihara Toa Se Bio—Vihara Tanda Bhakti—Jl. Perniagaan (Rumah Keluarga Sow)—Pasar Petak 9—Gang Gloria— Kota Tua (Halte Transjakarta Kota).

GEREJA SANTA MARIA FATIMA

Di belakang Vihara Dharma Sakti terdapat sebuah gereja unik karena dari luar bentuknya tak mirip gereja pada umumnya. Sebelum menjadi gereja, bangunan ini adalah kediaman Luitenant der Chinezen (Letnan China) bermarga Tjioe. Itu sebabnya, gereja ini kental dengan arsitektur Tionghoa: rumah melebar, ujung atap melengkung gaya ekor walet dan dua singa batu di halaman depan. Jendela dan pintunya pun bergaya Tionghoa, dan tetap dibiarkan seperti adanya.

Di depan pintu besar berwarna merah malah terdapat sketsel (partisi) yang sarat dengan motif Tionghoa. Bagian dalam gereja juga kental dengan nuansa Tionghoa; dua buah ruangan berpintu bundar, ciri khas rumah pejabat Tionghoa, bisa ditemukan di kanan dan kiri altar. Gereja ini tak dibuka untuk umum, hanya dibuka untuk yang melakukan misa. Namun Anda bisa melongok ke dalamnya, tentunya dengan meminta izin pengurus gereja terlebih dahulu.

Categories
Rumah

Contoh Desain Rumah yang Nyaman di Jakarta

Contoh Desain Rumah yang Nyaman di Jakarta – K etika membeli sebuah rumah, tak jarang Anda akan menemukan sisa lahan yang kosong. Lahan tersebut sayang bila tidak digunakan saja sebagai tambahan lahan untuk memperluas bangunan. Inilah yang dirasakan oleh pasangan Yosse Limento dan Lie Mai Fang. Setelah membeli sebuah rumah di kawasan Alam Sutera, Yosse memutuskan untuk mengoptimalkan luas bangunan dengan menggunakan separuh halaman sampingnya. Bahkan, Yosse juga mengubah desain interior rumah tersebut. Dua perombakan tersebut ia percayakan sepenuhnya pada arsitek Doddy Sunarya. Perombakan bangunan memang terfokus pada penambahan luasan saja. Halaman samping yang tadinya berbentuk teras diubah menjadi ruang tamu. Dengan bertambahnya lahan yang dibangun, bertambah pula luas lahan untuk ruang lain seperti kamar tamu dan kamar mandi bawah.

Peluasan lantai bawah lantas diseimbangkan dengan peluasan lantai atas, yaitu pada kamar tidur utama. Tak hanya fisik bangunan terlihat lebih besar, interior rumah pun terlihat lebih lapang. Ini sesuai dengan keinginan Yosse akan hunian yang terlihat lega dan dinamis. Desain dibuat minimalis untuk mengoptimalkan ruang gerak penghuni, sehingga kesinambungan terlihat dari satu ruang ke ruang lain. Untuk urusan furnitur, Yosse ikut turun tangan mencari dan memilah-milah bentuk dan desain yang cocok. Namun semua itu tentu tetap ia rundingkan terlebih dahulu dengan si arsitek. Konsep warna interior didominasi cokelat. Tujuannya adalah menciptakan citra ruang senetral mungkin, agar tetap cocok dengan warna apapun yang nantinya ditambahkan

Dinding Berisi Teko

Yosse telah mengunjungi banyak negara di dunia. Dan salah satu hobinya adalah mengumpulkan teko-teko teh dari negaranegara tersebut. Teko teh kecil dengan berbagai bentuk. Untuk koleksinya ini, Yosse meminta kepada Doddy agar dibuatkan rak khusus memajang. Dengan rak itu, Yosse ingin memajang teko-teko tehnya secara rapi tanpa terkena debu. Alih-alih membuatkan rak biasa, Doddy punya satu desain yang lebih menarik. Dibuatkanlah sebuah rak kaca yang tertanam pada bagian tengah dinding ruang. Enam ambalan kaca yang berisi barisan teko terlihat seperti sekat ruang yang unik. Rak yang tertanam di dalam dinding ini tentu lebih menghemat tempat dibanding rak pajang biasa, dan tentunya lebih menarik

Furnitur yang Menyatu

Aktivitas yang berlangsung dalam sebuah ruangan menjadi penentu jumlah furnitur yang dibutuhkan. Ada kalanya luas ruangan kurang mendukung untuk memuat semua furnitur. Bila dipaksakan, tentu ruang akan menjadi sumpek dan mengganggu ruang gerak si pengguna. Salah satu solusi yang cukup unik adalah dengan menggabungkan 2 furnitur yang berbeda sehingga lebih hemat tempat. Seperti yang terlihat pada kamar anak ini. Dalam kamar tidur ini dibutuhkan rak buku dan juga meja tulis. Kedua furnitur tersebut tersambung pada bagian kakinya, di mana ujung kanan meja tulis langsung terpasang pada bagian depan rak. Dengan demikian, bentuk furnitur jadi menyiku dan sesuai untuk ditempatkan di sudut kamar. Menyatukan beberapa bentuk dalam satu furnitur memberikan tampilan yang unik pada desain Doddy.

Gunakan Genset

Genset merupakan perangkat penting agar rumah anda tetap teraliri listrik dengan baik. Dengan adanya genset pasokan listrik di rumah akan tetap aman dan aktifitas anda di rumah tidak akan terganggu. Olehkarenanya pastikan anda membeli genset di distributor jual genset jakarta terpercaya di Indonesia